barrière

setahun sudah berlalu, namun kenangan itu selalu hadir disaat ku ingin menghapusnya, seperti angin yang datang tak diundang menerpa pikiranku yang kosong menjadi kelabu tentangmu. entah mengapa rasa ini tak berubah meskipun kita tak pernah berbicara lagi. hanya kontak mata,hati,dan pikiran kita yang berbicara. pintu itu memang menghalangi kita, tapi dengan adanya pintu itu,kita tau kita akan selamat, bila tak membuka kuncinya sebelum waktu yang menjawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s